Langsung ke konten utama

Hujan

Hujan di balik jendela, membuat gersang nya kaktus menjadi bunga
Hujan di balik jendela, ditepi ruang yang kau isi banyak cerita.
Hujan di balik jendela, boleh aku menyapa?
Hujan di balik jendela, ketika mataku penuh air mata.
Hujan di balik jendela, sisakan embun sedikit saja.
Hujan di balik jendela menutup senja yang merah merekah dilukis kanvas hati-hati ketika rindu.
Padamu boleh aku harap temu?
Akan kuceritakan betapa membosankannya hariku tanpa kabar darimu.
Hujan di balik jendela, gemercik semerdu tawamu membuat lega.
Hujan di balik jendela, terngiang semua doa baik untuk luasnya semesta.
Hujan di balik jendela, ku harap secangkir mesra penuh cerita.

Hujan di balik jendela, jangan cepat reda..

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Brillyeus, 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Maka

Jika bagimu aku adalah sesuatu yang begitu kaku, maka kamu harus tahu kalau hatiku adalah batu yang rela kamu hancurkan setiap hari Jika bagimu aku adalah ego yang tak terbendung, maka kamu harus tahu bahkan aku masih bisa kelelahan Jika bagimu aku adalah luapan yang tak mampu kau atasi maka kamu harus tau kalau aku adalah lengkungan senyum yang paling mudah kau patahkan Jika bagimu aku adalah bekuan yang tidak mampu mencairkan suasana hatimu maka kamu harus tahu kalau aku adalah api yang kau pantik setiap waktu Jika bagimu aku adalah sebuah warna yang sama, maka kamu harus tahu jika aku tidak pernah mau jadi gradasi Jika bagimu aku adalah apa yang tidak bisa kamu ceritakan, maka kamu harus tahu jika bagiku kamu adalah sebuah ungkapan Jika bagimu aku tidak pernah cukup, maka selalu ada ruang dalam diriku yang bisa kamu sebut rumah. - Istirahat, ya.

Isi Lemari #2

Halo, F. Laki2 tinggi semampai, mas mas (...) Jujur aku bingung sih mau nulis apa hehe, tapi baiklah... Pertama, aku ucapkan puji syukur kepada Tuhan yang Esa karena telah mempertemukan aku denganmu. Kedua, aku ucapkan terimakasih yang setulus2nya karena telah menerima segala keburukanku dengan penuh kesabaran. Ketiga, aku minta maaf untuk segala kesalahan, kecerobohan,yang tidak bisa dimaklumi, bahkan diperbaiki sekalipun. Benar sekali, penyesalan selalu datang di akhir. Penyesalan terbesar nomor 2 setelah nodong hp secara paksa kepada Bapakku. Aku menyesal. Selalu berharap, ada kesempatan untuk kita berdua agar bisa mancing bareng lagi. Seandainya waktu bisa diulang, aku ingin tetap menjadi Anggun-mu, dengan apa adanya, seada-adanya, tanpa tuntutan apapun. Tapi, kamu benar.. Kita bukan puzzle yang bisa saling melengkapi satu sama lain. Padahal dulu ku pikir kamu jodohku, hehe. Kamu iya ngga? Yang denganmu, bangun tidurku terasa cantik. Atau jalan kaki dari halt...

Dari aku ; Gadis Favoritmu

Beberapa orang istimewa dihidupmu akan segera beranjak pergi, and ya! keep prepare your self to it! Akan ada part dimana kamu tidak bisa mengenali siapa dirimu sebelumnya, menjadi orang lain untuk beberapa waktu.. Atau bahkan kamu tidak bisa merasakan separuh dari tubuhmu, ada yang lebih ringan dari nafasmu.. Bisa juga ketakutan yang kamu hindari selama ini, lambat laun menjadi pasti.. Tidak ada yang berani menyalahkanmu atas apa yang berbeda dengan dirimu akhir-akhir ini.. Seperti orang istimewa, atau gadis favoritmu, lelaki yang kau kagumi bahkan apapun, semua tetap akan beranjak pergi, begitu pula sedihmu. Sekarang, kamu boleh menikmati cangkir kopi yang kamu tunda karena sibuk dengan kebimbanganmu. Atau air putih saja, agar kesehatanmu kembali pulih. Apapun itu, aku selalu berharap semua hal baik selalu berpihak kepadamu.